Ungkap Manfaat Ekspor Impor yang Jarang Diketahui untuk Negara Anda

Sabrina
By: Sabrina May Sat 2024
Ungkap Manfaat Ekspor Impor yang Jarang Diketahui untuk Negara Anda

Manfaat ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu negara adalah keuntungan atau manfaat yang diperoleh suatu negara sebagai akibat dari kegiatan ekspor dan impor. Kegiatan ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa ke luar negeri, sedangkan kegiatan impor adalah kegiatan membeli barang atau jasa dari luar negeri.

Kegiatan ekspor dan impor memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Kegiatan ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, kegiatan impor dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri, serta dapat membantu menurunkan harga barang atau jasa di dalam negeri.

Selain itu, kegiatan ekspor dan impor juga dapat meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara, serta dapat membantu suatu negara dalam mengakses teknologi dan inovasi terbaru dari luar negeri.

Manfaat Ekspor dan Impor bagi Perekonomian suatu Negara

Kegiatan ekspor dan impor memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari kegiatan ekspor dan impor:

  • Meningkatkan pendapatan negara
  • Menciptakan lapangan pekerjaan
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi
  • Memenuhi kebutuhan dalam negeri
  • Menurunkan harga barang atau jasa
  • Meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara
  • Mengakses teknologi dan inovasi terbaru
  • Memperluas pasar bagi pelaku usaha

Sebagai contoh, kegiatan ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara melalui penjualan barang atau jasa ke luar negeri. Hal ini dapat digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan. Selain itu, kegiatan ekspor juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor, seperti manufaktur, pertanian, dan jasa. Sementara itu, kegiatan impor dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri, seperti bahan baku, mesin, dan teknologi. Impor juga dapat membantu menurunkan harga barang atau jasa di dalam negeri, sehingga masyarakat dapat memperoleh barang atau jasa dengan harga yang lebih terjangkau.

Read more

Temukan 7 Manfaat Daun Miana untuk Bayi yang Jarang Diketahui

Temukan 7 Manfaat Daun Miana untuk Bayi yang Jarang Diketahui

Meningkatkan pendapatan negara

Meningkatkan pendapatan negara merupakan salah satu manfaat utama dari kegiatan ekspor dan impor. Kegiatan ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara melalui penjualan barang atau jasa ke luar negeri. Hal ini dapat digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan. Sebagai contoh, Indonesia merupakan negara pengekspor komoditas seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Penjualan komoditas ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan negara Indonesia.

Selain itu, kegiatan impor juga dapat meningkatkan pendapatan negara melalui bea masuk yang dikenakan pada barang impor. Bea masuk adalah pajak yang dikenakan pada barang yang masuk ke suatu negara. Pendapatan dari bea masuk dapat digunakan untuk membiayai berbagai program pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur dan pemberian subsidi.

Dengan demikian, kegiatan ekspor dan impor memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan negara. Peningkatan pendapatan negara dapat digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menciptakan lapangan pekerjaan

Kegiatan ekspor dan impor dapat menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor, seperti manufaktur, pertanian, dan jasa. Hal ini karena kegiatan ekspor dan impor membutuhkan tenaga kerja untuk memproduksi, mengemas, dan mengangkut barang atau jasa. Selain itu, kegiatan ekspor dan impor juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan di sektor jasa pendukung, seperti perbankan, asuransi, dan transportasi.

  • Lapangan pekerjaan di sektor manufaktur

    Kegiatan ekspor membutuhkan tenaga kerja untuk memproduksi barang yang akan diekspor. Sebagai contoh, Indonesia merupakan negara pengekspor tekstil dan garmen. Industri tekstil dan garmen menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia, mulai dari pekerja pabrik hingga desainer.

  • Lapangan pekerjaan di sektor pertanian

    Kegiatan ekspor komoditas pertanian, seperti kopi, teh, dan kelapa sawit, juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan di sektor pertanian. Petani dan pekerja perkebunan merupakan contoh tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan ekspor komoditas pertanian.

    Read more

    Temukan Khasiat Daun Sirih untuk Miss V Anda Perlu Tahu

    Temukan Khasiat Daun Sirih untuk Miss V Anda Perlu Tahu
  • Lapangan pekerjaan di sektor jasa

    Kegiatan ekspor dan impor juga membutuhkan tenaga kerja di sektor jasa, seperti perbankan, asuransi, dan transportasi. Bank dan perusahaan asuransi terlibat dalam pembiayaan dan pengasuran kegiatan ekspor dan impor. Sementara itu, perusahaan transportasi berperan dalam pengangkutan barang ekspor dan impor.

Dengan demikian, kegiatan ekspor dan impor dapat menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor. Hal ini tentu saja dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mendorong pertumbuhan ekonomi

Kegiatan ekspor dan impor dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara melalui beberapa mekanisme, antara lain:

  • Meningkatkan investasi

    Kegiatan ekspor dan impor dapat menarik investasi asing langsung (FDI) ke suatu negara. FDI dapat digunakan untuk membangun pabrik, infrastruktur, dan bisnis baru. Hal ini dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

  • Meningkatkan daya saing

    Kegiatan ekspor dan impor dapat meningkatkan daya saing suatu negara di pasar global. Ketika suatu negara mengekspor barang atau jasa dengan harga yang kompetitif, hal ini dapat meningkatkan pangsa pasar dan menghasilkan lebih banyak pendapatan. Selain itu, kegiatan impor dapat membantu suatu negara memperoleh akses ke teknologi dan inovasi terbaru, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing.

  • Menciptakan lapangan kerja

    Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kegiatan ekspor dan impor dapat menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor. Hal ini dapat mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

  • Meningkatkan pendapatan negara

    Kegiatan ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara melalui penjualan barang atau jasa ke luar negeri. Hal ini dapat digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan. Selain itu, kegiatan impor juga dapat meningkatkan pendapatan negara melalui bea masuk yang dikenakan pada barang impor.

Dengan demikian, kegiatan ekspor dan impor dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara melalui berbagai mekanisme. Hal ini dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan negara, meningkatkan daya saing, dan menarik investasi asing.

Read more

Temukan Segudang Manfaat Feminelle Oriflame yang Tak Terduga!

Temukan Segudang Manfaat Feminelle Oriflame yang Tak Terduga!

Memenuhi kebutuhan dalam negeri

Kegiatan ekspor dan impor memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang dan jasa. Suatu negara tidak mungkin dapat memproduksi semua barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakatnya. Oleh karena itu, kegiatan impor diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang dan jasa yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri.

  • Barang-barang konsumsi

    Kegiatan impor dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang-barang konsumsi, seperti makanan, minuman, dan pakaian. Sebagai contoh, Indonesia mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia.

  • Bahan baku dan mesin

    Kegiatan impor juga dapat memenuhi kebutuhan industri dalam negeri akan bahan baku dan mesin. Sebagai contoh, Indonesia mengimpor kapas dari India untuk memenuhi kebutuhan industri tekstil dalam negeri.

  • Teknologi dan inovasi

    Kegiatan impor dapat membantu suatu negara memperoleh akses ke teknologi dan inovasi terbaru dari luar negeri. Sebagai contoh, Indonesia mengimpor pesawat terbang dari Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara dalam negeri.

  • Sumber energi

    Kegiatan impor juga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri akan sumber energi, seperti minyak bumi dan gas alam. Sebagai contoh, Indonesia mengimpor minyak bumi dari Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Dengan demikian, kegiatan ekspor dan impor memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang dan jasa. Hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Kegiatan ekspor dan impor dapat membantu menurunkan harga barang atau jasa di dalam negeri melalui beberapa mekanisme, antara lain:

  • Meningkatkan persaingan

    Kegiatan impor dapat meningkatkan persaingan di pasar dalam negeri. Ketika barang atau jasa impor masuk ke pasar dalam negeri, hal ini dapat memaksa produsen dalam negeri untuk menurunkan harga agar tetap kompetitif. Sebagai contoh, masuknya produk elektronik impor dari Tiongkok telah menurunkan harga produk elektronik di Indonesia.

    Read more

    Temukan 10 Manfaat Hair Spa yang Jarang Diketahui!

    Temukan 10 Manfaat Hair Spa yang Jarang Diketahui!
  • Menekan biaya produksi

    Kegiatan impor dapat membantu produsen dalam negeri memperoleh bahan baku dan mesin dengan harga yang lebih murah. Hal ini dapat menekan biaya produksi dan pada akhirnya menurunkan harga barang atau jasa yang dihasilkan. Sebagai contoh, impor kapas dari India telah menurunkan biaya produksi tekstil di Indonesia.

  • Meningkatkan efisiensi

    Kegiatan ekspor dan impor dapat mendorong produsen dalam negeri untuk meningkatkan efisiensi produksinya. Ketika produsen dalam negeri menghadapi persaingan dari produk impor, mereka akan berusaha untuk meningkatkan efisiensi agar dapat bersaing. Hal ini pada akhirnya dapat menurunkan biaya produksi dan harga barang atau jasa.

Dengan demikian, kegiatan ekspor dan impor memiliki peran penting dalam menurunkan harga barang atau jasa di dalam negeri. Hal ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara

Kegiatan ekspor dan impor dapat meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara melalui beberapa mekanisme, antara lain:

  • Meningkatkan perdagangan bilateral

    Kegiatan ekspor dan impor dapat meningkatkan perdagangan bilateral antara dua negara atau lebih. Sebagai contoh, Indonesia dan Jepang memiliki hubungan perdagangan bilateral yang kuat, di mana Indonesia mengekspor komoditas seperti batu bara dan gas alam ke Jepang, sementara Jepang mengekspor produk elektronik dan otomotif ke Indonesia.

  • Menarik investasi asing langsung (FDI)

    Kegiatan ekspor dan impor dapat menarik FDI dari negara lain. Sebagai contoh, Tiongkok telah banyak melakukan FDI di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor pertambangan dan infrastruktur.

  • Memfasilitasi transfer teknologi

    Kegiatan ekspor dan impor dapat memfasilitasi transfer teknologi dari negara maju ke negara berkembang. Sebagai contoh, Indonesia telah mengimpor teknologi dari Jepang dan Korea Selatan untuk mengembangkan industri otomotif dan elektronik dalam negeri.

  • Meningkatkan kerja sama regional dan internasional

    Kegiatan ekspor dan impor dapat meningkatkan kerja sama regional dan internasional. Sebagai contoh, Indonesia merupakan anggota ASEAN dan G20, yang merupakan forum kerja sama ekonomi regional dan global.

    Read more

    Manfaat Folavit 400 untuk Promil: Penemuan dan Wawasan yang Anda Perlu Tahu

    Manfaat Folavit 400 untuk Promil: Penemuan dan Wawasan yang Anda Perlu Tahu

Dengan demikian, kegiatan ekspor dan impor memiliki peran penting dalam meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara. Hal ini dapat meningkatkan perdagangan, menarik investasi, memfasilitasi transfer teknologi, dan meningkatkan kerja sama regional dan internasional.

Mengakses teknologi dan inovasi terbaru

Dalam konteks manfaat ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu negara, akses terhadap teknologi dan inovasi terbaru merupakan salah satu manfaat yang sangat penting. Kegiatan ekspor dan impor memungkinkan suatu negara untuk memperoleh akses ke teknologi dan inovasi terbaru dari negara lain. Hal ini dapat memberikan banyak keuntungan bagi negara tersebut, antara lain:

  • Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
  • Mengembangkan produk dan layanan baru
  • Meningkatkan daya saing di pasar global
  • Menciptakan lapangan kerja baru
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Sebagai contoh, Indonesia telah mengimpor teknologi dari Jepang dan Korea Selatan untuk mengembangkan industri otomotif dan elektronik dalam negeri. Impor teknologi ini telah membantu Indonesia meningkatkan produktivitas dan efisiensi industri otomotif dan elektronik, serta mengembangkan produk dan layanan baru yang lebih inovatif.

Dengan demikian, akses terhadap teknologi dan inovasi terbaru merupakan komponen penting dari manfaat ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu negara. Hal ini dapat membantu negara tersebut meningkatkan produktivitas, efisiensi, daya saing, dan kesejahteraan masyarakat.

Memperluas pasar bagi pelaku usaha

Kegiatan ekspor dan impor dapat memperluas pasar bagi pelaku usaha dalam suatu negara dengan beberapa cara:

  • Menjangkau pasar global

    Kegiatan ekspor memungkinkan pelaku usaha untuk menjual produk atau jasa mereka ke pasar global, sehingga dapat meningkatkan jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan. Sebagai contoh, pelaku usaha Indonesia dapat mengekspor produk tekstil dan garmen ke negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat.

  • Mengakses pasar baru

    Kegiatan impor memungkinkan pelaku usaha untuk mengakses pasar baru di negara lain, sehingga dapat memperluas basis pelanggan dan meningkatkan penjualan. Sebagai contoh, pelaku usaha Indonesia dapat mengimpor produk elektronik dari Tiongkok dan menjualnya di pasar dalam negeri.

  • Meningkatkan daya saing

    Kegiatan ekspor dan impor dapat meningkatkan daya saing pelaku usaha dengan memaparkan mereka pada praktik bisnis terbaik dan teknologi terbaru di pasar global. Hal ini dapat membantu mereka meningkatkan kualitas produk atau jasa, serta menurunkan biaya produksi.

  • Menciptakan lapangan kerja

    Kegiatan ekspor dan impor dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor-sektor terkait, seperti manufaktur, transportasi, dan logistik. Hal ini dapat membantu mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan ekspor dan impor dapat memperluas pasar bagi pelaku usaha dan memberikan berbagai manfaat bagi perekonomian suatu negara. Pelaku usaha dapat menjangkau pasar global, mengakses pasar baru, meningkatkan daya saing, dan menciptakan lapangan kerja.

Kajian Ilmiah dan Studi Kasus

Sejumlah kajian ilmiah dan studi kasus telah dilakukan untuk mengkaji manfaat ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu negara. Salah satu studi yang cukup komprehensif dilakukan oleh Bank Dunia pada tahun 2018. Studi ini menganalisis data dari 190 negara selama periode 1990-2016. Hasil studi menunjukkan bahwa negara-negara yang memiliki tingkat ekspor dan impor yang tinggi cenderung memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan negara-negara yang tingkat ekspor dan impornya rendah.

Studi lain yang dilakukan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada tahun 2020 berfokus pada dampak ekspor dan impor terhadap lapangan kerja. Studi ini menemukan bahwa kegiatan ekspor dan impor dapat menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor, seperti manufaktur, transportasi, dan logistik. Studi ini juga menemukan bahwa negara-negara yang memiliki tingkat ekspor dan impor yang tinggi cenderung memiliki tingkat pengangguran yang lebih rendah dibandingkan negara-negara yang tingkat ekspor dan impornya rendah.

Terdapat pandangan yang berbeda mengenai manfaat ekspor dan impor. Beberapa pihak berpendapat bahwa ekspor dan impor dapat menyebabkan hilangnya lapangan kerja di sektor-sektor tertentu. Namun, studi-studi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dampak negatif ini cenderung kecil dan sementara, sementara dampak positifnya lebih besar dan berjangka panjang.

Penting untuk mengkaji bukti-bukti ilmiah dan studi kasus yang ada secara kritis untuk memahami manfaat dan dampak ekspor dan impor secara komprehensif. Hal ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam merumuskan kebijakan perdagangan yang optimal bagi suatu negara.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke bagian Tanya Jawab di bawah ini.

Tips Memanfaatkan Ekspor dan Impor untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh suatu negara untuk memaksimalkan manfaat dari kegiatan ekspor dan impor:

1. Diversifikasi Pasar dan Produk

Negara perlu mendiversifikasi pasar ekspor dan produk ekspornya untuk mengurangi ketergantungan pada satu pasar atau produk tertentu. Hal ini dapat meminimalisir risiko ekonomi dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk

Dengan meningkatkan kualitas dan daya saing produk ekspor, negara dapat meningkatkan pangsa pasar dan pendapatan ekspor. Ini melibatkan investasi dalam penelitian dan pengembangan, serta peningkatan standar produksi.

3. Memfasilitasi Perdagangan dan Investasi

Negara perlu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perdagangan dan investasi dengan menyederhanakan prosedur kepabeanan, mengurangi hambatan perdagangan, dan menarik investasi asing langsung (FDI).

4. Mendorong Pertumbuhan Sektor Berorientasi Ekspor

Pemerintah dapat memberikan insentif dan dukungan kepada sektor-sektor berorientasi ekspor, seperti manufaktur, pertanian, dan pariwisata. Hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

5. Memanfaatkan Perjanjian Perdagangan

Berpartisipasi dalam perjanjian perdagangan regional dan internasional dapat memberikan akses ke pasar baru, mengurangi tarif, dan meningkatkan kerja sama ekonomi. Hal ini dapat mendorong ekspor dan pertumbuhan ekonomi.

6. Meningkatkan Kapasitas Logistik dan Infrastruktur

Investasi dalam infrastruktur logistik, seperti pelabuhan, bandara, dan jalan raya, sangat penting untuk memfasilitasi perdagangan dan mengurangi biaya ekspor dan impor.

7. Mempromosikan Ekspor dan Menarik Impor

Pemerintah dapat menjalankan program promosi ekspor dan menarik investasi asing melalui lembaga perdagangan dan investasi. Hal ini dapat meningkatkan kesadaran tentang produk ekspor negara dan menarik investasi dalam sektor-sektor penting.

8. Melindungi Industri Dalam Negeri

Sementara mendorong ekspor, negara juga perlu melindungi industri dalam negeri dari persaingan tidak sehat melalui langkah-langkah seperti tarif dan subsidi. Hal ini dapat memastikan pertumbuhan yang seimbang dan menghindari ketergantungan yang berlebihan pada impor.

Pertanyaan Umum tentang Manfaat Ekspor dan Impor bagi Suatu Negara

1. Apa saja manfaat utama ekspor dan impor bagi suatu negara?-
1. Manfaat utama ekspor dan impor meliputi peningkatan pendapatan negara, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing, pemenuhan kebutuhan dalam negeri, dan peningkatan kerja sama ekonomi antar negara.
2. Bagaimana ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara?-
2. Ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara melalui penjualan barang atau jasa ke luar negeri. Hal ini dapat digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan.
3. Bagaimana ekspor dan impor dapat menciptakan lapangan kerja?-
3. Ekspor dan impor dapat menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor, seperti manufaktur, pertanian, dan jasa. Hal ini karena kegiatan ekspor dan impor membutuhkan tenaga kerja untuk memproduksi, mengemas, dan mengangkut barang atau jasa.
4. Bagaimana ekspor dan impor dapat meningkatkan daya saing suatu negara?-
4. Ekspor dan impor dapat meningkatkan daya saing suatu negara di pasar global dengan meningkatkan efisiensi, menekan biaya produksi, dan memberikan akses ke teknologi terbaru.
5. Bagaimana ekspor dan impor dapat membantu memenuhi kebutuhan dalam negeri?-
5. Ekspor dan impor dapat membantu memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang dan jasa yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri, seperti bahan baku, mesin, dan teknologi.
6. Bagaimana ekspor dan impor dapat meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara?-
6. Ekspor dan impor dapat meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara melalui peningkatan perdagangan bilateral, investasi asing langsung, transfer teknologi, dan kerja sama regional dan internasional.

Kesimpulan

Kegiatan ekspor dan impor memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Kegiatan ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, kegiatan impor dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri, serta dapat membantu menurunkan harga barang atau jasa di dalam negeri.

Selain itu, kegiatan ekspor dan impor juga dapat meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara, serta dapat membantu suatu negara dalam mengakses teknologi dan inovasi terbaru dari luar negeri. Oleh karena itu, sangat penting bagi suatu negara untuk mendorong dan memfasilitasi kegiatan ekspor dan impor untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan masyarakatnya.

Youtube Video:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *